Aku Pernah
Dalam searah waktu bergerak
Berhenti gusar rasa yang iya bawa
Tertegun Lesu pandangan kabur
berkaca tenang iya melihatnya
Segumpal darah menetas ke tanah
Terluka besar namun tak berdarah
Rasa yang ia bawa tertahan urat nadi
Antara bentuk jalan nafas hidup dan keinginan jiwa yg abadi
Emosi yang datang
muncul layaknya sebuah prasasti
Ia terbuat namun terkenang waktu dan zaman
Datang masa dan waktu yang berhenti
Ia pandangi dan ia perlihatkan
Rasa yang mendatangi
hidup terkandung dan meresapi
kesalahan yang beriring dan ego diri yang memuaskan hati
pernah dengar rasa ini
percaya tak bisa memahami
meski jiwa itu milikku sendiri
namun ragaku tak pernah merasa seperti ini
Aku pernah
dan Aku merasakan
Hilang...............................
Tidak ada komentar:
Posting Komentar